Thursday, October 17, 2019

Untuk hati yg patah

Jangan pernah melawan apa yg kamu rasa, biarkan mengalir sampai pada muaranya. 
Jika menangis mampu membuatmu tenang maka menangis lah, hingga matamu sembap, hingga air mata membanjiri kepahitan yg sedang kau rasakan. 
Jika musik membuatmu nyaman, ambilah earphone dan nyalakan musik sekencang-kencangnya hingga Tak terdengar lagi suara-suara kekecewaan yang pernah terjadi.

Tidur, jika itu mampu membuatmu lupa dengan masa kelam, lakukan. lakukan hingga kamu bnar2 mampu melupkan semua tentangnya, tentang kepahitan, kekecewaan dan tentang-tentang lainya yg tak pantas menjadi kenangan.

Untuk hati yang patah, apapun itu jika membuatmu lebih baik, lakukan. Tapi, ada hal yg perlu kamu ingat, lihatlah sekelilingmu masih ada keluarga, sahabat, dan segudang aktifitas yang setia untuk memberikan kebahagian.

Bukankah tuhan menciptkan sesuatu hal selalu berpasang-pasangan siang dan malam, fajar dan senja, terbit dan tenggelam. Maka hal normal jika ada bahagia dan sedih, tawa dan tangis, manis dan pahit, canda dan duka, sayang dan benci, bertemu dan berpisah.

Semua yang terjadi normal adanya. Penyikapanmulah yg menyalahi hukum alam, membuat keterpurukan menguasai hati dan pikiranmu.

Untuk hati yang patah, bangkitlah, melangkahlah, tersenyumlah karna masih ada bahagia untuk hati yang patah sekalipun.

~ pambudi ~

No comments:

Post a Comment